bolanews.com : PSSI, polisi, dan pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mengimbau, menang atau kalah suporter tidak merusak stadion. SUGBK merupakan aset bangsa dan dilindungi undang-undang. "Pak Kapolda mengimbau kepada masyarakat untu tertib menonton. Apapun hasilnya, menang kalah harus diterima dengan elegan dan sportif. Jangan sampai merusak . Rugi sekali, karena SUGBK milik kita semua. Mari kita jaga aset bangsa," ujar Kombes Pol Sujarno, di Kantor PSSI, Jakarta, (28/12).
Senada dengan Sujarno, pengelola SUGBK, M. Nigara mengatakan, SUGBK merupakan warisan bangsa. SUGBK dilindungi undang-undang. Karena itu, harus dijaga bersama.
"Kalau indonesia kalah, jangan lantas melakukan aksi merusak stadion. Mari kita jaga aset bangsa ini bersama-sama," kata M. Nigara.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes mengungkapkan, suporter harus berprilaku sportif dan menjunjung tinggi fair play. Kalah-menang harus diterima dengan lapang dada.
"Kalau menang, terima sebagai suatu kehormatan. Namun, kalau kalah harus diterima dengan jiwa besar. Saya mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perusakan," jelasnya.
ASIAN HANDICAP ODD : Indonesia 0 : 1 Malaysia







0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan bijak. Dilarang berujung penghinaan, ataupun pernedahan martabat baik perorangan, kelompok, atau lainnya.